Sejarah Singkat Keris Kyai Margopati

Keris Margopati diciptakan oleh Mpu Madrim pada jaman Mataram di masa pemerintahan Amangkurat I (1645 – 1677). Pada saat itu di desa Mijen terdapat batu meteor yang jatuh dari langit. Setelah di teliti ternyata batu itu mengandung besi, yang dinamakan besi Kumboyono. Sebuah besi yang mempunyai daya panas guna mencabut nyawa.

Meteor tersebut jatuh menimpa rumah dan memakan nyawa 7 orang penghuni rumah tersebut. Sunan Tegal Arum (Amangkurat I) kemudian menghendaki besi itu dibuat menjadi sebilah keris yang dijadikan piyandel keraton. Dipilihnya Mpu Madrim, seorang bekas mpu keraton yang sudah tua dan telah pensiun; untuk menangani pembuatan keris tersebut. Sang mpu sebenarnya telah menyampaikan bahwa bahan “Kiriman dari Langit” tersebut bersifat buruk bila dijadikan sebilah keris. Namun sang raja bersikeras ingin menjadikannya sebilah keris dan mengancam akan membunuh sang mpu apabila tidak bersedia membuatnya dengan bahan tersebut.

Akhirnya dengan berat hati, sang mpu mulai membuat keris dengan besi Kumboyono sebagai bahannya. Jadi lah sebilah keris pusaka yang hitam kelam, sangat pekat, luk 9 dengan pamor mirit yang sangat sempurna. Tampak menyala bagai api yang tak kunjung padam.

Namun apa yang dikawatirkan oleh sang mpu akhirnya terbukti. Setelah menyandang keris itu, kekejaman Prabu Amangkurat pun makin menjadi-jadi. Adalah putera Tumenggung Pesingsingan sebagai korban pertama Kyai Margopati, karena ketahuan menjalin kasih dengan puteri sang prabu. Ditikamnya, dan dibuang jenasahnya ke sungai hingga kemudian jenasah tumenggung itu ditemukan Ki Ageng Sela. Jenasah itu kemudian diangkat dan dikebumikan di tempat yang kemudian hari dinamakan sebagai Bathangan.

Konon, keris ini mengeksekusi mati 50 orang ulama yang diduga membantu pemberontakan Trunojoyo. Juga digunakan untuk membunuh 43 selir sang prabu karena dianggap tidak setia.

 

(Bambang Permadi)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: